Satelit Nusantara Satu Milik PSN Sukses Meluncur ke Angkasa menggunakan Roket Falcon-9 dari Space-X

JAKARTA, 22Februari 2019PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), perusahaan telekomunikasi berbasis satelit swasta pertama di Indonesia, sukses meluncurkan Satelit Nusantara Satu ke orbitnya. Satelit broadband pertama di Indonesia dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS) ini lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat menggunakan roket Falcon 9 dari Space-X menuju slot orbit 146° BT tepat di atas Papua, Indonesia.

Peluncuran Satelit Nusantara Satu disaksikan oleh Direktur Jenderal SDPPI (Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika), perwakilan Kedutaan Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, dan seluruh pemangku kepentingan PSN yang hadir di Cape Canaveral.

“Kami bersyukur dan bangga pada hari ini, Kamis, 21 Februari 2019, pukul 20.45 waktu setempat atau Jumat, 22 Februari 2019, sekitar pukul 08.45WIB, Satelit Nusantara Satu telah berhasil meluncur dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat. Kehadiran Satelit Nusantara Satu merupakan pencapaian besar PSN untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kancah dunia digital. Ini sesuai dengan tagline-nya yakni Nusantara Satu, Satukan Indonesia,” ujar Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso usai peluncuran Satelit Nusantara Satu di Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, Kamis (21/2) malam.

Adi mengatakan, meluncurnya Satelit Nusantara Satu akan menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia, khususnya di industri telekomunikasi. Ini merupakan kali pertama Indonesia memiliki satelit broadband berteknologi High Throughput Satellite (HTS) yang dapat memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas lebih besar sampai dengan 15 Gbps atau sekitar tiga kali lipat kapasitas satelit konvensional.

Selain itu, teknologi Next Generation Electric Propulsion yang disematkan pada Nusantara Satu mampu membuat berat satelit menjadi sangat ringan dan menjadikan biaya investasi lebih terjangkau.“Nusantara Satudirancang sangat efisien untuk menekan biaya angkut kargo Space-X. Satelit ini hanya berbobot empat ton, sementara kapasitas kargo Space-X adalah tujuh ton. Jadi biaya angkutnya bisa lebih murah tapi dengan kemampuan lebih baik dari satelit konvesional,” lanjut Adi.

Secara teknis, Pemimpin Proyek Nusantara Satu sekaligus menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan PSN, Dani Indra Widjanarkomemaparkan, setelah berhasil meluncur, PSN terus melakukan pemantauan terhadap satelit Nusantara Satu hingga akhirnya benar-benar berhasil menempati slot orbitnyadan beroperasi sebagaimana mestinya.

“Kami memperkirakan butuh sekitar 2 minggu dari waktu peluncuran untuk mengetahui apakah Satelit Nusantara Satu benar-benar mencapai slot orbit yang ditentukan. Setelah berhasil mencapai orbitnya, terlebih dahulu akan dilakukan serangkaian uji coba untuk memastikan Nusantara Satu dapat berfungsi dengan baik. Kemudian, baru satelit dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internet nasional,” kata Dani.

Dani menjelaskan, Satelit Nusantara Satu Memiliki kapasitas 26 transponder C-band dan 12 transponder Extended C-band serta 8 spot beam Ku-band dengan total kapasitas bandwidth mencapai 15 Gbps.Cakupan C-band dan Extended C-band satelit tersebut meliputi wilayah Asia Tenggara, sementara untuk Ku-Band meliputi seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 8 Spot Beam pada sistem HTS.

Selain itu, satelit yang diproduksi oleh Space System Loral (SSL) ini menggunakan platform SSL-1300-140 yang sanggup mengorbit selama lebih dari 15 tahun. Satelit ini memiliki berat ketika peluncuran mencapai 4.100 kilogram.

Adi Rahman Adiwoso menambahkan bahwa kebutuhan internet sangat tinggi untuk masa depan. Diperkiraan, terdapat 25 ribu desa dan 25 juta orang yang belumterlayanikoneksi internet broadband. Beroperasinya Nusantara Satu dinilai akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di berbagai pelosok daerah dengan mendapatkan akses teknologi informasi. Sehingga dengan kualitas dan jangkauannya ke seluruh wilayah Indonesia Nusantara Satu dapat mendukung percepatan ekonomi di daerah.

Setelah mengorbit, menurut Heru Dwikartono, Direktur Jaringan PSN, Satelit Nusantara Satu akan digunakan untuk keperluan Pemerintah yang akan menyebarluaskan internet ke berbagai desa di Indonesia. Selain itu, satelit tersebut juga digunakan untuk memperkuat layanan ritel PSN melalui produk Ubiqu dan Sinyalku. Heru menjelaskan, Ubiqu merupakan produk utama PSN untuk melayani kebutuhan internet di Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Kami memiliki Ubiqu dan Sinyalku dengan cakupan mulai dari ujung barat Sumatera hingga ujung timur Papua, dari ujung utara Sulawesi hingga ujung selatan Nusa Tenggara. Karena Ubiqu menggunakan satelit, jadi dapat dipasang di mana saja di seluruh Indonesia, baik di kota, di desa, daerah pegunungan, kepulauan, bahkan dapat melayani hingga ke daerah pelosok atau remote area,” jelasnya.

“Saat ini sudah sekitar tiga ribuan desa kami koneksikan,sampai akhir tahun ini kami harapkan ada sepuluh ribu desa.dan diperkirakan dua puluh lima ribu desa akan sudah terkoneksikan sekitar tahun 2020-2021” tutup Heru.


psn-siap-luncurkan-nsatu

PSN Segera Luncurkan Satelit dengan Kapasitas Broadband Tertinggi di Indonesia

JAKARTA, 23 Januari 2019 – PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), perusahaan telekomunikasi berbasis satelit swasta pertama di Indonesia, mengawali tahun 2019 dengan meluncurkan Satelit Nusantara Satu. Satelit yang semula disebut Satelit PSN VI ini merupakan satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) . Teknologi tersebut akan memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar dibandingkan dengan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.

psn-siap-luncurkan-nsatu

Selain berkapasitas tinggi, Satelit Nusantara Satu juga menggunakan teknologi Next Generation Electric Propulsion yang membuatnya menjadi cost effective dan efisien karena berat satelitnya menjadi sangat ringan.

“Satelit Nusantara Satu merupakan satelit broadband dengan kapasitas tertinggi dan kita harapkan akan semakin memperkuat posisi PSN sebagai pemain utama dan terkemuka di industri satelit di Indonesia. Dengan pengalaman dan rekam jejak PSN, kami optimis satelit baru ini juga akan memberikan manfaat dan dorongan bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Nusantara,” kata Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso di Kantor PSN, Jakarta, Kamis (23/1).

Menurut Adi, terwujudnya pembangunan satelit ini merupakan hasil pemikiran dan rancangan tim PSN dan perusahaan pembuat satelit dengan didukung pembiayaan dari Export Development Canada (EDC) yang telah terjadi sejak Desember 2017 lalu. Dia berharap satelit ini dapat memacu semangat untuk terus menjadi bagian kemajuan teknologi bangsa.

“Dengan teknologi tinggi yang dihadirkan Satelit Nusantara Satu, PSN berharap Indonesia memiliki satelit yang dapat menghasilkan bandwidth yang besar dengan harga terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Satelit yang merupakan buatan Space System Loral (SSL), sebuah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, saat ini dalam persiapan peluncuran, dan rencananya peluncuran akan dilaksanakan pada medio Februari 2019.

Pemimpin Proyek Nusantara Satu sekaligus menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan PSN, Dani Indra Widjanarko mengungkapkan, “satelit buatan SSL ini menggunakan platform SSL-1300 140 dengan usia desain selama 15 tahun, memiliki 38 transponder C/Ext-C Band dan 8 spotbeam Ku-Band dengan total kapasitas hingga 15 Gigabits per second (Gbps), berat pada saat peluncuran sebesar 4.735 Kg, serta memiliki Spacecraft Power (EOL) sebesar 9985 watt.”

Selain itu, menurut Dani, cakupan C/Ext-C Band Satelit Nusantara Satu meliputi wilayah Asia Tenggara dan untuk Ku-Band meliputi seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 8 Spot Beam pada sistem HTS. Satelit ini pun akan diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. menggunakan roket Falcon 9 dari Space-X.

“Setelah meluncur, satelit akan ditempatkan pada slot orbit 146° BT, tepat di atas Papua, Indonesia. Lalu, satelit ini akan dikendalikan melalui Satellite Control Center yang berlokasi di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat,” jelas Dani.

Dani mengatakan, Satelit Nusantara Satu juga menggandeng PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), sebuah perusahaan asuransi yang akan memberikan perlindungan sepenuhnya atas resiko peluncuran dan operasional ketika satelit sudah mengorbit.

Kemudian, pengoperasian satelit ini akan dilakukan oleh PT PSN Enam Indonesia yang merupakan anak usaha PT PSN. Perusahaan yang khusus dibentuk untuk pengoperasian Nusantara Satu ini terdiri dari orang-orang yang sangat ahli dan berpengalaman luas dalam pengoperasian satelit.

“Kami yakin setelah mengorbit di angkasa, Satelit Nusantara Satu akan dioperasikan dengan baik dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat,” lanjutnya.

Adi menambahkan bahwa Satelit Nusantara Satu yang merupakan inisiatif PT. Pasifik Satelit Nusantara adalah bagian dari wujud kemandirian satelit nasional yang memungkinkan seluruh masyarakat Indonesia lebih mudah mendapatkan akses internet tanpa tergantung kepada operator satelit asing. Hal ini sejalan dengan komitmen dan konsistensi PSN untuk menghadirkan teknologi satelit yang mampu memberikan layanan terbaik dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang dinamis sampai ke pelosok Indonesia .

"Peluncuran Satelit Nusantara Satu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan internet domestik dan mengurangi digital gap di Indonesia. Internet telah terbukti menciptakan dan membawa banyak perubahan dalam peradaban manusia. Dengan teknologi internet juga kita berupaya agar setiap warga Indonesia memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk mencapai tingkat kesejahteraan hidup yang lebih baik, dimanapun mereka tinggal,” tutup Adi.

 


apscc lifetime achievement

Bapak Adi Rahman Adiwoso Mendapat Lifetime Achievement Award dari Asia Pacific Satellite Communication Council (APSCC)

JAKARTA, 2 Oktober 2018 – Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, mendapatkan penghargaan seumur hidup (Lifetime Achievement Award) dari dewan komunikasi satelit se-Asia Pasifik (Asia Pacific Satellite Communication Council/APSCC). Penghargaan tersebut diberikan pada The APSCC Satellite Conference and Exhibition yang berlangsung di hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (2/10).

APSCC adalah asosiasi internasional yang mewakili semua sektor industri satelit dan / atau yang terkait dengan ruang angkasa. Tujuan keseluruhan dari APSCC adalah untuk mempromosikan komunikasi dan penyiaran melalui satelit serta kegiatan luar angkasa di Asia-Pasifik untuk kesejahteraan sosial ekonomi dan budaya daerah.

Presiden APSCC Gregg Daffner mengatakan, setiap tahunnya dewan APSCC mencari kandidat terbaik dari industri satelit maupun yang berhubungan dengan luar angkasa se-Asia Pasifik untuk menerima dua kategori penghargaan dari APSCC, yakni Lifetime Achievement Award dan Executive of The Year.

“Pada 2018, kami memilih Mr. Adi Rahman Adiwoso untuk menerima Lifetime Achievement Award karena menjadi pelopor industri satelit di Indonesia. Dedikasi dan konsistensi Adi sampai saat ini di industri satelit menjadikan penggunaaan teknologi ini di Indonesia berkembang pesat,” ujar Gregg Daffner di Jakarta, Selasa (2/10). 

Penghargaan ini merupakan yang kedua diterima Adi dari APSCC. Pada tahun 2005, Adi juga telah mendapatkan penghargaan Satellite Executive of The Year in Asia Pacific. 

Menurut Gregg, para penerima APSCC Awards telah diakui atas inovasi dan pencapaian mereka dalam industri satelit serta kepemimpinan mereka dalam mengembangkan dan mempercepat distribusi layanan baru melalui satelit di kawasan Asia Pasifik. APSCC juga sangat mengapresiasi individu yang membantu dalam perumusan kebijakan, peraturan, serta standar teknis di industri ini.

Pengalaman dan kontribusi Adi di industri satelit Indonesia sangat teruji. Meski lulus S1 dari Jurusan Teknik Aeronautika dan Astronautika Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat, dan mendapatkan masternya dari California Institute of Technology, California, Amerika Serikat, Adi Rahman kembali ke negaranya dan berkarya di banyak perusahaan berbasis teknologi di Indonesia. Bahkan, beliau juga mendirikan PSN sebagai perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia sejak tahun 1991 dan telah menjabat sebagai direktur utama di PSN hingga saat ini.

“Totalitas dan komitmen yang begitu besar terhadap industri itulah yang menjadi dasar kami untuk memilih Mr. Adi Rahman sebagai orang terbaik di industri satelit di Indonesia dan juga se-Asia Pasifik,” jelasnya.

Dalam The APSCC Satellite Conference and Exhibition seluruh pemimpin industri satelit berkumpul untuk mendapatkan wawasan mengenai kondisi pasar, bertemu mitra dan dapat bertransaksi bisnis.

Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan bahwa penghargaan Lifetime Achievement Award yang diterima dari APSCC menjadi suatu kebanggaan tersendiri baginya secara pribadi dan keluarga besar PT PSN. Terlebih lagi penghargaan ini diterima bertepatan dengan rencana PSN untuk segera meluncurkan Satelit Nusantara Satu yang awalnya disebut dengan PSN VI.

“PSN sebagai perusahaan satelit swasta pertama di Indonesia akan terus berkomitmen dan berkontribusi bagi pembangunan industri satelit di Indonesia. PSN melalui satelit terbaru kami yaitu Satelit Nusantara Satu, memiliki tekad untuk bisa menyatukan dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat di seluruh nusantara secara berkelanjutan dengan menyediakan layanan akses internet sampai daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) ” kata Adi usai menerima penghargaan.

Satelit Nusantara Satu merupakan satelit pertama di Indonesia dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS) yang memiliki kapasitas bandwidth lebih besar dibanding satelit konvensional. Satelit ini mampu memberikan layanan internet broadband ke seluruh wilayah Indonesia bahkan sampai ke daerah pelosok. PSN berkomitmen mewujudkan pemerataan akses digital ke seluruh penjuru Indonesia, sehingga akan memudahkan akses informasi, transaksi digital dan kemudahan lain pada semua aspek kehidupan. Satelit berkapasitas 15 Gbps ini merupakan buatan SSL dan akan diluncurkan di Florida, Amerika Serikat, dengan menggunakan roket Falcon 9 buatan Space X.


psn bersama bakti bantu lombok

PT PSN Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Lombok, 7 Agustus 2018 – Gempa bumi berkekuatan 6,4 scala richter pada Minggu (29/7) pukul 06.47 WITA dan 7,0 scala richter pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WITA yang mengguncang Lombok menelan ratusan korban jiwa dan ribuan bangunan rusak parah. Gempa berkekuatan cukup besar ini kemudian diikuti oleh beberapa kali gempa susulan yang semakin meluluhlantakkan Lombok dan sekitarnya.

Menyadari hal itu, PT Pasifik Satelit Nusantara sebagai perusahaan telekomunikasi satelit yang beberapa bisnisnya beroperasi di wilayah Lombok dan sekitarnya langsung memberikan bantuan berupa 4 set antenna UBIQU, 3 unit Isatphone dan logistic pasca gempa (makanan, minuman, obat-obatan).

Empat set antenna UBIQU dipasang di Media Center Mataram dan tiga posko penampungan pengungsi terpisah, yaitu di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Kantor Kecamatan Bayan, dan Kantor Desa Sambik Elen. Sedangkan Isatphone diserahkan melalui BAKTI.

Ada pun logistik pasca gempa berupa makanan, minuman dan obat-obatan didistribusikan melalui relawan Pondok Sedekah dan disalurkan ke beberapa posko penampungan pengungsi: Posko Tanjung, Posko Pemenang dan Posko Kayangan.

Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT PSN sebagai bentuk solidaritas kemunusiaan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Yang tidak kalah pentingnya, bantuan ini diharapkan dapat membangkitkan moral dan semangat masyarakat Lombok yang menjadi korban gempa.


PSN Menerima Penghargaan The Best IDR Vendor Region PAPUA MALUKU dari TELKOMSEL

Memasuki  tahun operasional 2018, PT. Telekomunikasi Seluler Regional Papua dan Maluku (TELKOMSEL PUMA) menggelar Forum Evaluasi dan Workshop yang diadakan di Bandung pada tanggal 8-12 Februari 2018. Forum ini merupakan ajang evaluasi performa bagi mitra TELKOMSEL selama tahun operasional 2017 yang bertujuan untuk meningkatkan layanan komunikasi kedepannya. Beberapa mitra yang ikut serta, antara lain PSN, AJN, Metrasat, Telenet, dan Patrakom.

Tak hanya menunjukan kilas balik permasalahan apa saja yang terjadi pada 2017 dan juga action plan yang akan dilakukan di 2018, TELKOMSEL juga memberikan apresiasi kepada mitra-mitra yang berkompeten dan menunjukan kualitas layanannya. Pada acara ini, PSN mendapatkan penghargaan sebagai THE BEST IDR VENDOR OF ICT REGION MALUKU PAPUA.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Muhammad Idham Kadir, selaku GM ICT Telkomsel Regional Maluku Papua kepada Muhadi selaku Head of Network Operation & Maintenance Division PSN, dan  disaksikan oleh Samuel Pasaribu (VP ICT Network Management Telkomsel Area PAMASUKA – Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan)

Semoga penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi tim PSN untuk tetap menjadi yang terbaik, solutif, dan cepat tanggap dalam memberikan layanan komunikasi kepada pelanggan dimanapun dan kapanpun.


PSN Raih Predikat Provider Internet terbaik mitra pelaksana KPU/USO dari BP3TI - KEMKOMINFO

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Malam Penghargaan dan Apresiasi Kewajiban Pelaksanaan Universal/Universal Service Obligation (KPU/USO), Selasa (25/7), di Gedung Dhanapala, Jakarta Pusat. Acara ini bertujuan mengapresiasi kepada sekaligus mengevaluasi kinerja mitra pelaksana KPU/USO.

Kepala Badan Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Anang Latif mengatakan, dana KPU/USO dipungut 1,25 persen dari pendapatan kotor operator telekomunikasi. Program ini berjalan sejak tahun 2005 untuk melengkapi pembangunan jaringan yang dilakukan operator. Semuanya dikembalikan lagi ke masyarakat, terutama di daerah tertinggal, terdepan, terbelakang (3T).

Penganugerahan mencakup 13 kategori bidang, mulai mitra operator seluler yang wajib membayar kontribusi sampai pemerintah daerah untuk program desa broadband terpadu.

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terpilih sebagai mitra operator telekomunikasi seluler yang paling tertib bayar kewajiban dana KPU/USO. Setiap tahun perusahaan membayar Rp 100 miliar.

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) terpilih sebagai mitra penyedia layanan internet terbaik. PSN berhasil menyisihkan Telkom, Lintasarta, Iforte, Infokom, DTP dan Patrakom. Saat ini PSN memiliki 262 lokasi yang sudah terpasang.

Dalam kesempatan yang sama salah satu site PT.PSN berhasil mendapat penghargaan sebagai Mitra Pengelola Akses Internet Terbaik yaitu Desa Matutuang, Kecamatan Kepulauan Marore.

Dalam forum tersebut, Direktur Utama BPPPTI Anang Latif mengatakan “melalui kegiatan Apresiasi kepada mitra kerja ini, diharapkan seluruh entitas yang terlibat di dalam program KPU/USO akan semakin bersinergi di dalam meningkatkan akuntabilitas, efektivitas dan mutu program KPU/USO, serta mengoptimalkan pemasukan dari sektor Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk digunakan secara optimal bagi kepentingan masyarakat”.

Menkominfo Rudiantara mengemukakan, persentase pungutan dana KPU/USO akan dinaikkan hingga menjadi 3 persen. Tujuannya agar meningkatkan alokasi dana pembangunan di desa tertinggal, terdepan, terbelakang.

”Program Palapa Ring baru sebatas membangun jaringan tulang punggung. Jaringan akses sampai ke rumah tangga belum. Jadi, masih banyak pekerjaan rumah,” katanya.

Rudiantara menggambarkan lebih dari 10.000 kecamatan butuh jaringan akses internet. Lebih dari 200.000 sekolah memerlukan sambungan internet.

”KPU/USO akan terus dioptimalkan. Di sisi lain, saya mengusulkan satelit pemerintah untuk mengatasi kebutuhan jaringan akses. Proses pengadaannya ditargetkan selesai tahun 2021,” imbuh Rudiantara.


PSN MENUNJUK SSL UNTUK MEMBANGUN SATELIT PSN VI

PALO ALTO, California -. 19 November 2014 - Space Systems / Loral (SSL), salah satu perusahaan manufaktur satelit komersial terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan bahwa kontrak yang dilaporkan pada tanggal 29 Oktober 2014 adalah kontrak sebagai penyedia satelit komunikasi untuk PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Satelit komersial yang dinamakan PSN VI  ini,  akan menyediakan layanan komunikasi di seluruh wilayah Asia Tenggara termasuk High Throughput Satellite (HTS) payload untuk layanan internet pita lebar di Indonesia.

Dengan transponder C-band dan Ku-Band, PSN VI akan digunakan untuk melayani komunikasi suara dan data, distribusi video serta layanan internet pita lebar di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. PSN merupakan perusahaan telekomunikasi satelit swasta pertama di Indonesia dan penyedia jasa satelit terkemuka yang menjangkau berbagai layanan telekomunikasi berbasis satelit di Asia.

"PSN terbukti telah berhasil dalam mengembangkan teknologi satelit untuk memberikan solusi komunikasi yang inovatif yang membantu meningkatkan kualitas kehidupan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah  yang tidak terjangkau", menurut John Celli, Presiden SSL. "Kami sangat senang  telah mendapat kesempatan untuk membantu PSN lebih jauh bukan hanya dalam menyediakan satelit berikut peluncurannya tapi termasuk layanan untuk mendukung tercapainya tujuan bisnis PSN”, lanjutnya.

Menurut rencana, satelit PSN VI akan diluncurkan pada awal tahun 2017 dan akan  ditempatkan pada slot orbit 146⁰ Bujur Timur. Dengan berbasis platform SSL 1300 yang telah terbukti kehandalannya dan mampu memberikan fleksibilitas untuk beragam aplikasi dan kemajuan teknologi di bidang telekomunikasi, satelit ini dirancang untuk dapat memberikan layanan selama 15 tahun  bahkan lebih.

"Kami senang dapat bekerjasama dengan SSL untuk pembuatan satelit terbaru kami, PSN VI. Kami percaya bahwa  kolaborasi ini akan  menjadikan PSN  dapat melayani pasar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan sebelumnya. Kerjasama ini akan memperkuat komitmen PSN untuk menjadi perusahaan satelit terbaik dalam hal inovasi teknologi dan produk-produknya", menurut Presiden Direktur Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso. “SSL telah menyediakan solusi untuk PSN termasuk komitmen peluncuran satelit PSN VI yang akan memperkuat dan mendukung rencana serta strategi bisnis PSN ke depan", lanjut Adi Rahman Adiwoso.

Tentang PSN

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) merupakan perusahaan telekomunikasi satelit swasta pertama di Indonesia dan penyedia jasa dari berbagai layanan telekomunikasi berbasis satelit terkemuka di Asia. Strategi bisnis PSN fokus pada penyediaan solusi yang inovatif dan efisien serta selalu berusaha untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan para pemangku kepentingan.

Tentang SSL

SSL memiliki pengalaman yang panjang dalam menyediakan Satelit yang handal untuk pelanggan komersial dan pemerintahan di seluruh dunia. Sebagai perusahaan pembuat Satelit komersial terkemuka di dunia, SSL telah menjalin kerjasama yang erat dengan para operator satelit di dunia dalam menyediakan sistem satelit untuk berbagai layanan seperti distribusi siaran televisi dan radio, digital radio, Internet Broadband, komunikasi bergerak, dan observasi bumi. Miliaran penduduk dunia bergantung pada Satelit SSL setiap hari. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.sslmda.com.


PSN Hadirkan Auto Pointing Antenna VSAT Pertama di Indonesia

Dewasa ini dunia perbankan di Indonesia memasuki masa persaingan yang sangat kompetitif. Sektor perbankan memiliki peran yang strategis dalam memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Saat ini, perusahaan perbankan berlomba-lomba untuk memberikan layanan yang terbaik kepada nasabahnya dan untuk dapat mengungguli persaingan tersebut maka perusahaan perbankan harus mampu menciptakan suatu inovasi baru yang berperan secara proaktif untuk “menjemput bola”. Dukungan teknologi komunikasi menjadi pilihan yang tak terelakkan dan sebagai faktor penentu keunggulan kompetitif dalam persaingan bisnis yang semakin tajam.

Sebagai suatu wujud komitmen PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) terhadap dunia perbankan, maka PSN hadir dengan inovasi Mobile VSAT (MVSAT) yang merupakan sistem antenna VSAT bergerak dengan teknologi Auto Pointing pertama buatan bangsa Indonesia. MVSAT adalah solusi komunikasi VSAT yang dapat dikerahkan dan dimobilisasi di setiap tempat di Indonesia dalam waktu singkat.

PSN pertama kali memperkenalkan versi pertama dari MVSAT pada pameran perbankan APCONEX 2010 di Jakarta. Berbeda dengan pesaing yg ada, PSN telah melengkapi MVSAT dengan kemampuan Single Push-Button Automatic Satellite Acquisition, yang memungkinkan pengguna cukup hanya menekan satu tombol untuk mengoperasikan perangkat ini. MVSAT akan secara otomatis mencari arah satelit yang sesuai berdasarkan lokasinya saat itu dan koneksi on-line dapat segera tewujud. Fitur ini akan sangat memudahkan bagi pengguna yang tidak memiliki dasar pengetahuan teknis satelit sama sekali.

Saat ini, PSN MVSAT telah digunakan pada beberapa institusi perbankan dan pemerintahan, seperti BNPB, Dispenda, Diskominfo, BNI, dan bank-bank daerah. Di Indonesia, penggunaan infrastruktur jaringan telekomunikasi satelit MVSAT merupakan pilihan tepat, mengingat Indonesia terdiri dari banyak pulau yang tersebar sehingga membutuhkan solusi komunikasi berbasis satelit yang inovatif.

Inovasi MVSAT tercipta karena PSN memiliki kemampuan yang komprehensif mulai dari hulu hingga hilir di dunia telekomunikasi satelit. PSN merupakan perusahaan satelit swasta pertama dan salah satu dari tiga operator satelit di Indonesia. Merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi perusahaan dan karyawan karena berhasil konsisten menjadi pelopor untuk berbagai teknologi telekomunikasi.


PSN to Place a new satellite on 146 E Degree

Pasifik Satelit Nusantara, a leading satellite based company that focuses on delivering a complete range of services through its innovation and best technology, announced today that it will place a new satellite on 146 degree E effectively in June 13, 2012. The new satellite is a result of cooperation with China Satellite Communications Co. Ltd. and will be renamed as PSN V.

This PSN V is equipped with C and Ku band transponders which strengthen PSN’s capability to serve the needs of its customer. This is in line with PSN’s tagline of Expanding the Limits, as PSN is always challenging the boundaries to offer the best efficient and effective solutions for its customer.

At the same time, PSN is also in finalizing its negotiations with a satellite manufacturer to prepare its new satellite, PSN VI, which will later on be placed on 146 degree E.