Pagi itu tepat tanggal 2 Juli 2013 kantor PSN di Cikarang berbeda dengan hari-hari biasanya. Kali ini lebih ramai dan kesibukan terlihat diberbagai sudut. PSN tahun ini merayakan HUTnya yang ke 22 tahun. Dengan menggunakan bis seluruh karyawan dari Mega Kuningan berangkat ke Cikarang dipagi hari. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama yaitu Bapak Adi Rahman Adiwoso dan dilanjutkan dengan tiup lilin dan potong kue bersama.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap perayaan hari ulang tahun, PSN selalu memberikan apresiasi kepada karyawan dengan masa bakti 5, 10, dan 15 tahun, karyawan yang berhasil menciptakan inovasi serta penghargaan bagi tim supporting terbaik. Dan tahun ini PSN juga memberikan apresiasi kepada tim Futsal PSN yang telah mengharumkan nama PSN di Askitel Cup dengan menyabet juara 2.

Master Chef PSN menjadi Special challenge yang menjadi pembuka acara pada hari itu. Bapak dan Ibu Direksi yang menjadi kontestan adalah Bapak Adi Rahman Adiwoso, Bapak Heru Dwi Kartono, Bapak Oman Abdurrahman, Bapak Agus Budi Tjahjono, Bapak Dani Indra Widjanarko serta Ibu Anggarini Surjaatmadja atau yang akrab disapa dengan Ibu Yani. Kesemua Direksi dengan penuh semangat menempati “kitchen” masing-masing. Dengan mengenakan apron dan topi koki, ke 6 Direksi siap dengan wajan dan bumbu masing-masing.

Ajang kompetisi memasak Masterchef PSN ini juga diramaikan oleh para dewan juri yang diberi nama seperti para chef ternama ditv. Ibu Tuti Soewitomo, Mba Yenny Queen, Ibu Nurul Marinka, Bapak Sultan Patirajawane dan Bapak Wahyu Juna. Masterchefpun dimulai setelah dewan juri mengumkan menu masakan pada hari itu adalah nasi goreng. Seluruh kontestan dengan gayanya masing-masing memulai aksinya. Tidak disangka-sangka, Bapak Adi Rahman Adiwoso membawa bumbu “rahasia” yang dipersiapkan sendiri oleh beliau.

Tiba saat penjurian, dewan juri berkeliling dan mencicipi rasa nasi goreng ala masterchef PSN. Beragam rasanya. “Waaa ini rasa nasi dikecapin”, ujar seorang juri saat mencicipi. Ada juga yang sebaliknya rasa kecap dinasiin serta rasa tak ada rasa. Sambil mencoba nasi goreng, dewan juri mengisi lembar penilaian yang nantinya akan menentukan siapa juaranya.

Beranjak pukul 10 pagi, acara berpindah tempat ke lapangan parkir yang sudah disulap menjadi arena berlomba layaknya acara “17 Agustusan”. Pertandingan pertama yang dilombakan adalah lomba makan kerupuk berjamaah. 5 orang dari masing-masing direktorat harus memakan 10 kerupuk dalam waktu 15 menit. Teriakan dari para suporter direktorat menambah semarak perlombaan hari itu. Banyak kejadian lucu yang terekam pada lomba ini, karena ada rekan-rekan yang tidak ikut berlomba juga turut membantu dan hampir semua peserta melakukan pelanggaran bersama-sama. Potret ini menambah ceria dan kebersamaan HUT PSN kali ini.

Perlombaan berikutnya adalah water sponge, lomba yang satu ini juga membutuhkan team work yang baik. Sponge yang sudah dicelupkan ke air harus dilempar ke peserta lainnya secara estafet dan peserta terakhir akan memeras sponge tersebut, botol dengan isi air paling banyak yang akan menjadi pemenangnya. Sama seperti perlombaan kerupuk berjamaah, dilomba ini juga rawan dengan kecurangan berjamaah yang menjadikan acara semakin semarak dan seru. Masing-masing tim juga berlomba untuk menambah air ke dalam botol, bahkan ditambahkan dengan minuman soda berwarna sehingga botol menjadi warna-warni.

Hari semakin panas namun keluarga besar PSN belum panas kalau belum mengikuti perminan yang ini. Tarik tambang. Arena lomba berpindah lagi ke lapangan belakang kantor. Masing-masing direktorat menurunkan para jagoan-jagoannya. Tidak melihat postur tubuh atau gender namun yang penting semangatnya untuk kebersamaan. Suasana perlombaan tarik tambang selalu mengundang gelak tawa yang menontonnya. Perbandingan yang tidak seimbang antar tim, jenis kelamin yang tidak dijadikan masalah dalam tim. Belum lagi kelonggaran aturan yang tidak pernah baku membuat perlombaan menjadi sangat gegap gempita. Perlombaan tarik tambangpun dimenangkan oleh Direktorat Network yang digawangi oleh Bapak Heru.

Peluh keringat dan panasnya siang itu tidak menyurutkan seluruh keluarga besar PSN untuk tetap mengikuti rangkaian acara HUT PSN ke 22. Masih ada 1 lomba lagi tersisa yaitu, lomba tebak lagu. Lomba ini juga tidak kalah seru, beragam lagu yang dimainkan oleh Dj Budi dari mulai lagu tahun 70an, lagu tahun 90an sampai lagu dangdut. Lomba ini dimenangkan oleh Direktorat Niaga.

Setelah perlombaan sudah selesai acara dilanjutkan dengan makan siang bersama, antrian untuk makan langsung terlihat mengular. Pada pukul 1 siang acara kembali dimulai dengan pengumuman pemenang lomba masterchef dan lomba antar direktorat. Masterchef PSN dimenangkan oleh sang pemilik bumbu “rahasia” yaitu Bapak Adi Rahman Adiwoso dan 5 Direksi lainnya mendapatkan gelar sebagai talented chef. Sedangkan Juara Umum lomba antar Direktorat masih dipegang oleh Direktorat Corfin, diikuti dengan juara 1 yaitu Direktorat Network, juara 2 yaitu Direktorat Niaga dan juara 3 Direktorat Renbang.

Keceriaan dan kebersamaan pada 2 Juli 2013 ditutup dengan acara melepas balon harapan ke udara. Dengan dipimpin oleh Ibu Yani, seluruh keluarga besar PSN make a wish, berdoa didalam hati untuk kesuksesan PSN dimasa sekarang dan mendatang. Balon harapanpun dilepaskan secara bersamaan ke udara, berharap kita semua dapat menggapai cita dan mimpi yang lebih tinggi.

Selamat hari ulang tahun PSN tercinta.
Semoga PSN semakin menjadi “PSN Pasti Bisa!”

Marketing Communications

Pasifik Satelit Nusantara